Membuat
kolam ikan minimalis dapat menciptakan suasana rumah Anda menjadi
semakin lebih nyaman. Membuat kolam ikan sendiri sebenarnya bukan hal yang
sulit, hanya saja memang membutuhkan sedikit ketekunan dan kesabaran. Untuk
desain kolamnya pun Anda bisa berkreasi sendiri dengan mempertimbangkan
kesesuaian dan keserasian antara kolam ikan dengan desain taman rumah Anda. Untuk
mendapatkan konsep desain kolam minimalis, berikut tips yang bisa Anda terapkan
saat membuat kolam ikan minimalis sendiri:
Ukuran
Kolam Ikan
Untuk
ukuran kolam ikan minimalis tidak memiliki ukuran yang pasti. Kita cukup
sesuaikan dengan lahan yang tersedia pada pekarangan rumah. Tata letak dan
bentuk kolam harus terlihat serasi dengan suasana lingkungan yang sudah ada. Pilihlah
posisi yang tepat dengan menyesuaikan tempat favorit Anda bersantai. Jangan
sampai taman yang awalnya terlihat cantik menjadi terlihat kacau setelah
membangun kolam ikan yang kurang tepat posisinya.
Lokasi
kolam idealnya berada di tempat yang cerah agar kolam tidak mudah ditumbuhi
alga. Selain itu posisikan kolam di tempat yang jauh dari pohon yang daunnya
mudah rontok agar kolam tidak cepat kotor.
Bahan
Material Untuk Membuat Kolam Ikan
Untuk mencegah terjadinya kebocoran bahan
material menjadi suatu hal yang penting dalam membuat kolam ikan. Semen yang
dipakai harus kualitas baik dan mudah untuk dikerjakan, mempunyai suhu adukan
rendah membuat tidak mudah retak, kedap air dan kuat. Penggunaan pasir untuk membuat kolam ikan
juga harus anda perhatikan, pasir yang baik adalah pasir yang memiliki butiran
keras, bergradasi baik dan bebas dari kotoran sehingga mampu mengontrol
kestabilan adukan setelah mengeras.
Untuk pengecoran, komposisi campuran
yang baik antara semen: pasir:batu split adalah 1:2:3. Sementara untuk
pemasangan batu bata, komposisi campuran yang baik antara semen dan pasir = 1:5
atau 1:6. Adukan harus segera dipakai, maks 2,5 jam setelah dibuat. Membuat
kolam ikan
menggunakan batubata untuk konstruksi memiliki porositas yang tinggi
menjadikannya mudah bocor. Oleh sebab itu, penggunaan beton adalah pilihan yang
paling tepat. Tapi untuk menghemat biaya anda bisa memakai campuran beton dan
batubata. Dasar kolam adalah bagian yang paling mudah mengalami kebocoran,
sepertiga bagian bawah dinding kolam dicor dengan beton ketebalan ideal 10cm.
Setelah beton kering, dinding bata dapat dipasang.
Dalam
membuat kolam ikan, pastikan juga dilengkapi dengan saluran pembuangan air yang
berguna untuk kemudahan dalam proses pengurasan/pembersihan kolam ikan. Letakan
juga instalasi listrik (jika anda menggunakan) ditempat yang aman.
Untuk
hiasan dinding luar kolam ikan kita bisa menggunakan Batu alam berjenis batu
hijau atau batu andesit yang berwarna gelap. Gunakan pemakaian batu alam berwarna
gelap, karena penggunaan warna gelap akan mempercantik tampilan kolam ikan
kita. Selain itu batu yang sering terkena air akan berlumut, dengan batu alam
yang bermotif dan berwarna gelap akan menyamarkan kehadiran lumut tersebut.
Perawatan
Selalu
perhatikan pengaturan sirkulasi air dan lakukan pembersihan kolam secara
berkala. Untuk kolam ikan dengan konsep minimalis, pembersihan biasanya tidak
terlalu sulit karena tidak adanya ukiran yang membuat kotoran terselip dan
sulit dibersihkan. Berilah lapisan anti jamur pada batu alam agar batu alam
tahan lama dan tidak mudah tergores.
Pastikan
sinar matahari menyinari bagian permukaan kolam ikan dan sekelilingnya, tidak
ada sesuatu yang lebih menyehatkan lingkungan selain daripada sinar matahari.
Tentukan
jenis ikan yang akan menghiasi isi kolam, ikan koi bisa menjadi salah satu
jenis pilihan karena warna-warna dari ikan koi dapat memberikan kesan yang
fresh dan cantik.
Semoga
artikel kolam ikan minimalis ini dapat membantu anda menciptakan kolam ikan yang
indah dan dapat menjadi salah satu tempat favorit untuk menghilangkan stress.


0 komentar:
Posting Komentar