Minggu, 26 Oktober 2014

Membuat Kolam Ikan Minimalis



Membuat kolam ikan minimalis dapat menciptakan suasana rumah Anda menjadi semakin lebih nyaman. Membuat kolam ikan sendiri sebenarnya bukan hal yang sulit, hanya saja memang membutuhkan sedikit ketekunan dan kesabaran. Untuk desain kolamnya pun Anda bisa berkreasi sendiri dengan mempertimbangkan kesesuaian dan keserasian antara kolam ikan dengan desain taman rumah Anda. Untuk mendapatkan konsep desain kolam minimalis, berikut tips yang bisa Anda terapkan saat membuat kolam ikan minimalis sendiri:


Ukuran Kolam Ikan
Untuk ukuran kolam ikan minimalis tidak memiliki ukuran yang pasti. Kita cukup sesuaikan dengan lahan yang tersedia pada pekarangan rumah. Tata letak dan bentuk kolam harus terlihat serasi dengan suasana lingkungan yang sudah ada. Pilihlah posisi yang tepat dengan menyesuaikan tempat favorit Anda bersantai. Jangan sampai taman yang awalnya terlihat cantik menjadi terlihat kacau setelah membangun kolam ikan yang kurang tepat posisinya.
Lokasi kolam idealnya berada di tempat yang cerah agar kolam tidak mudah ditumbuhi alga. Selain itu posisikan kolam di tempat yang jauh dari pohon yang daunnya mudah rontok agar kolam tidak cepat kotor.

Bahan Material Untuk Membuat Kolam Ikan
Untuk mencegah terjadinya kebocoran bahan material menjadi suatu hal yang penting dalam membuat kolam ikan. Semen yang dipakai harus kualitas baik dan mudah untuk dikerjakan, mempunyai suhu adukan rendah membuat tidak mudah retak, kedap air dan kuat. Penggunaan pasir untuk membuat kolam ikan juga harus anda perhatikan, pasir yang baik adalah pasir yang memiliki butiran keras, bergradasi baik dan bebas dari kotoran sehingga mampu mengontrol kestabilan adukan setelah mengeras.

Untuk pengecoran, komposisi campuran yang baik antara semen: pasir:batu split adalah 1:2:3. Sementara untuk pemasangan batu bata, komposisi campuran yang baik antara semen dan pasir = 1:5 atau 1:6. Adukan harus segera dipakai, maks 2,5 jam setelah dibuat. Membuat kolam ikan menggunakan batubata untuk konstruksi  memiliki porositas yang tinggi menjadikannya mudah bocor. Oleh sebab itu, penggunaan beton adalah pilihan yang paling tepat. Tapi untuk menghemat biaya anda bisa memakai campuran beton dan batubata. Dasar kolam adalah bagian yang paling mudah mengalami kebocoran, sepertiga bagian bawah dinding kolam dicor dengan beton ketebalan ideal 10cm. Setelah beton kering, dinding bata dapat dipasang.

Dalam membuat kolam ikan, pastikan juga dilengkapi dengan saluran pembuangan air yang berguna untuk kemudahan dalam proses pengurasan/pembersihan kolam ikan. Letakan juga instalasi listrik (jika anda menggunakan) ditempat yang aman.

Untuk hiasan dinding luar kolam ikan kita bisa menggunakan Batu alam berjenis batu hijau atau batu andesit yang berwarna gelap. Gunakan pemakaian batu alam berwarna gelap, karena penggunaan warna gelap akan mempercantik tampilan kolam ikan kita. Selain itu batu yang sering terkena air akan berlumut, dengan batu alam yang bermotif dan berwarna gelap akan menyamarkan kehadiran lumut tersebut.

Perawatan
Selalu perhatikan pengaturan sirkulasi air dan lakukan pembersihan kolam secara berkala. Untuk kolam ikan dengan konsep minimalis, pembersihan biasanya tidak terlalu sulit karena tidak adanya ukiran yang membuat kotoran terselip dan sulit dibersihkan. Berilah lapisan anti jamur pada batu alam agar batu alam tahan lama dan tidak mudah tergores.

Pastikan sinar matahari menyinari bagian permukaan kolam ikan dan sekelilingnya, tidak ada sesuatu yang lebih menyehatkan lingkungan selain daripada sinar matahari.

Tentukan jenis ikan yang akan menghiasi isi kolam, ikan koi bisa menjadi salah satu jenis pilihan karena warna-warna dari ikan koi dapat memberikan kesan yang fresh dan cantik.

Semoga artikel kolam ikan minimalis ini dapat membantu anda menciptakan kolam ikan yang indah dan dapat menjadi salah satu tempat favorit untuk menghilangkan stress.

ads

Ditulis Oleh : Asyifa Hari: 06.37 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar